Manajemen Pemberdayaan Sosial

Ini adalah komunitas tertutup. Anda dapat mengakses semua materi belajar, diskusi, kuis, dan tugas setelah bergabung dengan komunitas ini dan dosen pengampu akan mengesahkan keanggotaan Anda.

Tujuan Pembelajaran

Konteks

Realitas empiris memberikan fakta bahwa proses pembangunan konvensional cenderung menempatkan negara dan pasar sebagai aktor utama pembangunan. Negara, dalam konteks ini, dianggap sebagai pemegang otoritas utama untuk mendesain serta mengimplementasikan kebijakan pembangunan. Adapun, pasar lebih dilihat sebagi aktor yang dapat melakukan berbagai reproduksi sumber daya bagi proses percepatan pembangunan. Akibatnya, pembangunan acapkali hanya sebagai arena interaksi antara negara dan pasar untuk menghasilkan output pembangunan secara masif dan maksimal, seperti pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, modernisasi perilaku masyarakat serta pemerataan kesejahteraan yang berbasis pada aksesibilitas alat-alat produksi ekonomi.

Namun demikian, menyatunya negara dan pasar, disadari atau tidak, berakibat pada peminggiran potensi dasar dari masyarakat. Sebagai pemegang mandat kedaulatan politik, masyarakat justru hanya dianggap sebagai subyek pembangunan. Kondisi ini, akhirnya, bermuar

Selengkapnya »

Bale-bale