Marxisme dan Teori Konflik...

Ini adalah komunitas tertutup. Anda dapat mengakses semua materi belajar, diskusi, kuis, dan tugas setelah bergabung dengan komunitas ini dan dosen pengampu akan mengesahkan keanggotaan Anda.

Tujuan Pembelajaran

A. Latar belakang

Karl Marx di kalangan masyarakat Indonesia lebih dikenal sebagai seorang ideolog yang mengajarkan Komunisme, daripada seorang teorisi. Hal serupa namun bertolak belakang terjadi pada Adam Smith, yang lebih dikenal sebagai teorisi politik-ekonomi yang giat menerangkan mekanisme pasar bebas, daripada sebagai seorang ideolog yang menyebarkan liberalisme. Bias politis ini menyebabkan kalangan pembelajar antropologi di Indonesia mengabaikan fakta penting akan besarnya peran pemikiran Marx dalam studi antropologi. Diakui atau tidak antropologi di Indonesia selama ini cenderung merupakan studi pro status quo, dari pada sebagai studi yang secara kritis menelaah keadaan dan mengajak berfikir lebih jauh untuk mengubah keadaan yang tidak memihak kepada kaum bawah. Kalaupun ada studi yang bersemangat kritis, seringkali mereka tidak dilengkapi dengan alat berfikir yang tepat. Alat berfikir untuk mengembangkan telaah sosial kritis inilah yang ditawarkan oleh pendekatan materialisme

Selengkapnya »

Bale-bale

Anggota (0)

Komunitas ini belum memiliki anggota.