2018_Undergraduate_Biotek Perlintan_Alan Soffan PhD

Capaian Pembelajaran

Silakan isi tujuan pembelajaran klik tombol edit di kanan atas.
Ilustrasi tujuan pembelajaran

Bale-bale

Presentasi hari Kamis, 18 Oktober 2018
Bagian : 5 langkah strategi kloning

Isolasi
Isolasi dan pemurnian DNA sel sampel

Fragmentasi
Fragmentasi dengan menggunakan enzim restriksi yang memisahkan untaian

Ligasi
Ligasi untuk melekatkan potongan-potongan DNA dalam sekuens yang diinginkan. Fragmen DNA dicampurkan dengan plasmid yang telah dipotong dengan enzim restriksi yang sama. DNA ligase ditambahkan untuk mengikatkan fragmen DNA ke plasmid.

Transfeksi
Untuk meyisipkan potongan baru DNA ke dalam sel.

Seleksi
Seleksi sel-sel yang berhasil ditransfeksi dengan DNA baru

Presentasi hari Kamis, 18 Oktober 2018
Bagian Sejarah PCR.

PCR (Polymerase Chain Reaction) pertama kali ditemukan oleh Kary B. Mullis pada tahun 1985. Tahun 1979, Mullis bergabung dengan Emeryville Cetus Corporation di Carolina sebagai peneliti dan memulai membangun ide tentang PCR. Namun ide tercetusnya PCR tersebut terjadi ketika Mullis bersama pasangannya berada dalam kendaraan keluar kota menuju ke negara bagian utara California. Pada saat itu Mullis mendapatkan inspirasi yang bermakna dengan menemukan cara baru utuk mendeteksi urutan basa yang spesifik dari DNA. Penemuan yang mempesonakan itu dipublikasi pada American Scientific, 1990, yang memberinya peluang pada tahun 1993 mendapatkan hadiah Nobel dalam kimia atas penemuan PCR. PCR ini dapat meningkatkan jumlah urutan DNA ribuan kali bahkan jutaan kali dari semula. Kunci utama pengembangan PCR adalah menemukan bagaimana cara mengamplifikasi hanya pada urutan DNA target dan meminimalkan amplifikasi urutan non-target.