BIOLOGI UMUM Fakultas Pertanian dan Peternakan UGM KELAS C

Capaian Pembelajaran

Ilustrasi tujuan pembelajaran

Mata Kuliah BIOLOGI DASAR adalah mata kuliah wajib yang diberikan kepada mahasiswa Klaster Sains. Mata kuliah ini membahas tentang Biologi sebagai sains, materi yang mendasari kehidupan, sel sebagai satuan struktur dan fungsi, energiuntuk kehidupan, informasi genetik, daur sel, mutasi, rekombinasi dan teknik gen, pertumbuhan dan perkembangan, struktur dan fungsi pendukung kehidupan, regulasi dan koordinasi, evolusi, keanekaragaman hayati, ekologi dan perilaku, perkembangan biologi dan pemanfaatannya di masa depan.

Penilaian : 

  • žUTS (30%)
  • žUAS (30%)
  • žKreatifitas (20%):
  •   5% Diskusi pasca TCL;
  •   5% Diskusi pasca SCL;
  •   5% Diskusi di laman ELISA;
  •   5% Kuis minggu
  • Teamwork (20%):
  •    PPT kel
Selengkapnya »

Bale-bale

Kami Dari Kelompok Presentasi Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Bagian 1 (Jaringan Mesenkim, Epitelium, dan Ikat)

Anggota:
Afiza Rosalina (15624)
Agnes Audri G (15441)
Dewi Hajar A (15442)
Isyhar Haafish A (15446)
M Andi Rais Wn (15569)

Akan menyampaikan hasil diskusi kami dari pertanyaan yang sudah di sampaikan pada saat presentasi.
Ada 2 pertanyaan yang akan kami jawab.
1. Fungsi granulosit dapat mempengaruhi kerja sel darah putih pada jaringan epitel saat terjadi luka. Cara jaringan epitel dalam penyembuhan luka. Apakah ada hubungannya dengan trombosit?
Jawab :
Penyembuhan luka tidak hanya berhubungan dengan regenerasi semata. Pada proses penyembuhan luka terdiri dari 4 tahapan yaitu hemostatik, inflamasi, poliferasi, dan remodelling. Dari 4 tahapan tersebut fase yang berhubungan dengan jaringan epitel adalah poliferasi dan remodelling.
Pada saat mengalami luka, trombosit akan membekukan darah dan menutup luka. Kemudian dari dalam tubuh akan muncul dorongan untuk memperbaiki daerah yang rusak akibat luka. Setelah luka tertutup dan inflamasi selesai, masuk ke tahap poliferasi. Pada tahap poliferasi ada fase migrasi. Pada fase ini, terjadi pergerakan sel epitel dan fibroblast secara cepat. Pada tahap poliferasi jaringan akan mengeras lapis demi lapir dari pinggiran luka hingga tengah luka. Kemudian epitel akan kembali ke keadaan normalnya. Masuk pada tahap remodelling, jaringan epitel yang sudah menjadi normal akan berkembang menjadi jaringan yang sempurna dan luka akan sembuh seperti sediakala.
2. Leukosit terdiri dari 2 jenis, yaitu granulosit dan agranulosit. Apakah adanya granula dalam leukosit berpengaruh pada fungsinya?
Jawab :
Pada dasarnya, semua jenis leukosit memiliki granula non-spesifik. Namun, pada agranulosit granulanya tidak terlalu nampak dan menonjol sehingga sitoplasmanya telihat lebih jernih.
Selain itu, leukosit juga bisa menghasilkan granula spesifika sehingga dapat dibagi menjadi granulosit dan agranulosit. Granulosit terdiri dari neutrofil eosinofil dan basofil. Neutrofil dan eosinofil tidak memiliki fungsi khusus, sedangkan basofil mengandung zat untuk inflamasi, seperti histamine, heparin, dan chemotatic factors yang berfungsi untuk pertahanan tubuh.

Sekian, hasil diskusi dari kami. Apabila ada koreksi atau tambahan dapat disampaikan pada kolom komentar di bawah.
Terimakasih

Assalamu'alaykum..
Kami dari kelompok beranggotakan:
1. Mayda Fadhilah 'Ulya(18/430446/PN/15763)
2. Noviani Dwi Ulya(18/430520/PN/15837)
3. Nova Dewi Soraya(18/424415/PN/15455)
4. Daragita Fanny Fadilla(18/430461/PN/15778)
5. Musdalifah Oktiani Firdaus (18/424354/PN/15394)

Akan menyampaikan hasil diskusi kami dari 3 pertanyaan pada presentasi topik 8 (Struktur dan Morfologi Tumbuhan) bab Kehilangan air dari tumbuhan yaitu:


*1. Apa maksud terjadinya potensial osmotik tinggi,sehingga mengurangi penguapan(pada transpirasi) dan mekanismenya*

Daun memiliki osmotik tinggi sehingga mengurangi penguapan.
Pernyataan ini berlaku bila Kondisi lingkungan luar daun dalam keadaan lembab misal kondisi mendung. Karena osmotik merupakan difusi air dari konsentrasi tinggi ke rendah. Pada kondisi mendung konsentrasi air di lingkungan luar lebih tinggi daripada dalam daun sehingga mengurangi penguapan pada daun.
Namun pada kondisi kering (panas) adanya tekanan osmotik pada daun justru akan mempercepat penguapan pada daun karena konsentrasi air dalam daun lebih tinggi daripada lingkungan luar.

*2. Apa maksud dari regulasi aktivasi dan mekanismenya*

Regulasi bermaksud pengaturan, mengendalikan

Pada proses gutasi pembukaan hidatoda tidak dapat diregulasi,karena hidatoda sendiri merupakan celah pada daun,berupa struktur modifikasi dari stomata yang kehilangan fungsinya sehingga tidak dapat menutup(seperti stomata) ,maka prosesnya tidak dapat terjadi seperti transpirasi yang dapat dikendalilan oleh stomata untuk menyesuaikan dengan lingkungan sehingga terjadi proses regulasi yaitu dapat membuka dan menutup .


*3. Bagaimana cara untuk menghambat proses dari transpirasi pada rumbuhan*
Secara umum tumbuhan melakukan transpirasi pada siang hari dan menutup stomata pada malam hari, tumbuhan tersebut mengurangi laju transpirasi pada malam hari ketika stomata menutup , sehingga dapat diartikan ketika akan menghambat proses transpirasi tanaman, dapat dilakukan dengan menurunkan intensitas cahaya matahari, serta melakukan tindakan yang berkebalikan dari faktor pemercepat transpirasi lainnya, seperti mengurangi laju angin, mengurangi kandungan air dalam tanah dan suhu lembab disekitarnya.

namun pada tanaman CAM menutup stomata pada siang hari membantu tumbuhan ini menghemat air, dapat mengurangi laju transpirasinya, sehingga lebih mampu beradaptasi pada daerah kering tersebut.

Sekian, Terimakasih..mohon maaf bila ada kesalahan..mohon untuk dikoreksi.

Wassalamu'alaykum..

Bale-bale sebelumnya

Anggota

156 Anggota